Kadang kala kita tidak ingin isi komputer kita diketahui oleh lain, baik data berupa catatan, musik, video, ataupun gambar. Pada saat kita meminjamkan komputer / laptop kita kepada orang lain, kita tidak  tahu apa yang dikerjakan oleh peminjam laptop kita, mungkin saja ada data-data penting di dalam laptop kita yang tidak boleh diketahui oleh orang lain, terlihat oleh peminjam laptop. Jadi kita mesti waspada terhadap data-data penting tersebut agar tidak terlihat atau dicopas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Menyembunyikan partisi merupakan salah satu cara agar data kita tidak terlihat oleh orang lain. Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu partisi. Partisi adalah sekumpulan memori yang terdapat dalam komputer, biasanya pada komputer dibagi menjadi C D E dan F, masing-masing partisi memiliki fungsinya tersendiri.

  • Partisi C:  (Program) biasanya partisi ini diisi dengan program-program tertentu untuk menjalankan fungsi suatu komputer. Usahakan untuk tidak meletakkan data seperti video, musik, file-file berat di dalam folder ini, sebab akan menurunkan daya kinerja suatu komputer.
  • Partisi D: (Data) partisi ini berisi data – data yang kita miliki, baik berupa musik, video, ataupun yang data-data portable kita yang lainnya, sebenarnya partisi data bisa dipecah menjadi beberapa bagian saat kita menginstal OS di komputer.
  • Partisi E: (CDROM / DVDROM) partisi ini merupakan tempat data dari kaset CD / DVD yang kita proses.
  • Partisi F: (Flashdisk) sebenarnya partisi F: tidak selalu merupakan partisi untuk sebuah laptop, ini tergantung di bagian usb mana flashdisk itu ditusukkan. Mungkin saja flashdisk itu terdapat di partisi G: maupun H: lebih tepatnya partisi – partisi ini merupakan partisi external untuk mensupport kinerja laptop kita (Printer, Mouse, Keyboard eksternal, speaker eksternal, dan ekstenal – eksternal yang lain)

Baiklah, kali ini saya akan menjelaskan cara menyembunyikan / menghiddenkan suatu partisi di komputer kita ;

1.  Buka menu Start -> Run -> lalu ketik diskpart kemudian klik ok

2. Setelah itu ketik list volume, dan tekan “Enter”.

3. Jika ingin menghilangkan partisi pada “D”, silahkan ketik “select volume 3”.

Hiddenkan Partisi

4. Lalu lanjut ketik “remove letter D” . Jangan lupa selalu menuliskan huruf kapital untuk partisi.

5. Jika sudah selesai, silahkan mencek partisinya di My Computer. Kalau partisi yang di hidden masih terlihat, silahkan kawan-kawan me-restart.

Jika ingin menormalkan kembali partisinya, cukup dengan mengikuti langkah di atas.Pada point ke-4 “remove letter E”-nya diganti dengan perintah “assign letter E”.

Selamat bereksperimen.

NB: tetapi sebaiknya sebelum menghiddenkan partisi, lebih baik membuat restore point, agar jika terjadi kesalahan cukup mengembalikkan keadaan komputer sebagaimana saat restore point dibuat (-_-)v

*jika ingin mengetahui cara membuat restore point, terus kunjungi blog ini.